Pernikahan itu momen penting dalam dalam kehidupan. Saat yang diimpikan setiap orang, puncak perayaan hubungan kasih. Hari itu juga seseorang memasuki rimba fairly tale, alam dongeng, saat kedua mempelai mengalami mimpi indah menjadi raja dan ratu.

 

Tapi Hari Pernikahan bukan hari biasa, tapi hari yang penuh kesibukan. Hari seakan semua isi langit akan tumpah bersamaan ke dalam satu wadah, atau seperti bertemu persimpangan lampu meran, sebuah titik pertemuan hilir mudik, sangat kusut, tempat berseliweran banyak kepentingan untuk semuanya.

Karena pernikahan itu haru yang sibuk, dibutuhkan pesiapan matang dan terperinci agar segala sesuatunya nanti berjalan lancar Secara garis besar, kami mengurutkan persiapanpernikahan seperti ini:

1. Tentukan Besarnya Mahar dan Tanggal Pertunangan

Mahar atau Mas Kawin adalah adalah harta ataubarang yang diberikan oleh calon pengantin priakepada calon pengantin wanita.Prosesi pertunangan merupakan prosesi dimanacalon pengantin pria meminang calon pengantinwanita secara resmi di hadapan kedua belahpihak keluarga. Waktu dan tata carapelaksanaannya ditentukan berdasarkankesepakatan bersama.Penjelasan lebih lanjut mengenai mahar danprosesi pertunangan akan dibahas di babselanjutnya.

2. Tentukan Tanggal Pernikahan

Kapan Anda akan merayakan hari spesial Anda? Anda bisa memilih tanggal atau bulan-bulantertentu yang memiliki makna khusus bagi Andadan pasangan, misalnya tanggal atau bulandisaat Anda pertama kali bertemu denganpasangan, tanggal ulang tahun Anda, atautanggal-tanggal spesial lainnya.Di masyarakat kita, biasa dikenal adanya “hariatau tanggal baik”. Biasanya ada perhitunganperhitungantertentu terkait hari atau tanggallahir dari pasangan yang akan menikah, yangkemudian akan disesuaikan dengan sejenisprimbon untuk kemudian menentukan hari atautanggal baik tersebut.Biasanya penentuan hari atau tanggal baikmemiliki makna filosofi tersendiri, dimana  segala sesuatu yang terkait dengan fasekehidupan (dalam hal ini, pernikahan) haruslahdimulai dari waktu (hari dan tanggal) yang baikpula. Hal ini terkait dengan harapan agarkehidupan pernikahan itu kelak akan lancar danbahagia selamanya.

4. Tentukan Gedung / Venue Pernikahan.

Menentukan tempat pernikahan itu diawal perencanaan acara. Sangat berhubungan dengan tanggal pernikahan yang dipilih. Untuk mendapatkan gedung pernikahan sesuai hati dan waktunya seperti yang direncanakan, disarankan jauh-jauh hari booking tanggal yang diincar itu ke pengelola gedung yang dipilih. Nah jika waktu perencanaan dan hari H sangat dekat, resiko untuk pilihan gedung sangat terbatas. Jika itu terjadi hanya ada dua pilihan: cari venue lain atau cari hari lain.

5. Tentukan Besarnya Budget

Besarnya budget atau anggaran pernikahanadalah suatu hal yang krusial karena akanberpengaruh pada konsep dan tema pernikahan,banyaknya tamu undangan, serta pemilihanvendor-vendor pernikahan.Biasanya keluarga calon pengantin wanitamenjadi penanggung biaya pernikahan denganpersentase paling besar dibanding yang lainnya.Namun seiring berjalannya waktu, aturan initidaklah mengikat. Semua kembali ke 4kesanggupan serta kesepakatan dari keduabelah pihak keluarga.

6. Tentukan Jumlah Undangan

Setelah besarnya anggaran pernikahanditentukan, saatnya Anda menentukanbanyaknya tamu yang akan Anda undang di harispesial Anda dan pasangan nanti. Untukmenghindari overbudget, Anda bisa menyeleksidaftar tamu undangan kembali dengan teliti,dan memilah-milah tamu-tamu undangan yangakrab dan dekat dengan Anda, pasangan, danorang tua saja.Banyaknya jumlah undangan akan berpengaruhpada pemilihan lokasi upacara dan resepsipernikahan, jumlah catering yang akan dipesan,jumlah souvenir, dsb. Selain itu banyaknya  tamu yang akan Anda undang akan sangatberpengaruh pada besarnya porsi anggaranpernikahan yang sudah Anda tetapkansebelumnya.

7. Tentukan Konsep dan Tema, dan Dekorasi Pernikahan

Konsep dan tema pernikahan terkait denganwedding dreams Anda dan pasangan. Konsepyang dimaksud disini adalah konsep tradisionalatau modern.

Konsep tradisional biasanya menjalankanberbagai prosesi adat yang menjadi rangkaianacara pernikahan. Misalnya, di dalam adat Jawakita mengenal adanya prosesi Siraman danMidodareni, atau prosesi Malam Bainai di dalamadat Minangkabau, atau upacara Pabuatboru dimasyarakat Batak, dan masih banyak lainnya.Setiap prosesi adat tersebut mengandungmakna filosofis tersendiri, yang biasanya berisi 6simbol-simbol dan harapan baik bagi kehidupanpernikahan pasangan calon pengantin kelak.Baik busana, tema dan segala pernak-pernikdalam pernikahan tradisional biasanya bersifattradisional. Misalnya, busana pengantinmenggunakan busana kebaya dan tata riassesuai pakem yang berlaku di adat tertentu.Penentuan dekorasi, musik hiburan dan pernakperniklainnya pun bernuansa tradisional.Biasanya prosesi adat dilaksanakan di rumahcalon pengantin.Lain halnya dengan konsep modern.

Konsepmodern lebih variatif. Tema yang diusung punlebih fleksibel, tidak terikat, namun tanpameninggalkan pakem-pakem pernikahan yangsakral. Konsep pernikahan modern biasanyahanya menjalankan prosesi upacara pernikahan  yang kemudian dilanjutkan dengan resepsinyasaja.Pemilihan tema pun lebih dikaitkan dengankarakter, hobi, ataupun wedding dream darikedua calon pengantin. Tema yang dipilih bisamerupakan warna favorit dari Anda danpasangan. Atau bila Anda penggemar film, takada salahnya mewujudkan pernikahanbernuansa film favorit Anda dan pasangan. Takada aturan baku dalam pemilihan temapernikahan modern, selama hal itu tidakmeninggalkan kesakralan pada saat upacarapernikahan berlangsung.

Pemilihan lokasi pernikahan modern pun lebihbebas. Anda bisa menyelenggarakan upacaradan resepsi pernikahan di gedung, functionhouse, restoran, di tepi pantai, taman, pool side, 8atau tempat-tempat lain yang sesuai dengantema yang Anda pilih.Tentu saja, pernikahan impian adalah hak Andadan pasangan sepenuhnya, namun alangkahbaiknya tema yang Anda pilih bisa dinikmatioleh para tamu undangan yang hadir dalammomen bahagia tersebut. Misal, bila tamuundangan Anda kebanyakan dari orang tua danrekan-rekan dari keluarga besar, pastikanpemilihan lokasi, makanan, dan temapernikahan Anda dapat berkesan dan dinikmatioleh tamu-tamu Anda dari usia anak-anakhingga dewasa.

8. Tentukan Vendor-vendor Pernikahan yangAkan Digunakan

Nah, setelah konsep dan tema pernikahanditentukan, saatnya Anda dan pasangan berburu  vendor-vendor pernikahan yang sesuai dengantema Anda, dan tentunya sesuai dengan budgetyang sudah ditetapkan sebelumnya.

Bagi keluarga sangat membutuhkan info yang akurat, bantuan yang cukup untuk merencanakan dan melaksanakan pekerjaan itu. Jadi agar terselenggara dengan baik, dibutuhkan Wedding Organizer dan Paket Pernikahan yang menjalankan, mengawasi dan menyediakan semua kebutuhan tersebut. Khususnya kedua mempelai, mereka lebih berharap menikmati suasana resepsi penikahan dan merencanakan bulan madu daripada masalah tekhnis.