Tata rias pengantin tradisional tak lekang menembus zaman, pamornya tetap berkilau di khasanan kehidupan modern. Inilah bagaimana tampil memukau dalam gaya modifikasi pengantin tradisional, agar sesuai pakem dan tidak melenceng dari jalur.

Dalam tradisi Jawa, momen malam midodareni sangat penting, karena calon pengantin wanita memasuki saat-saat dirias wajahnya menjelang pernikahan.
Apa yang perlu diketahui calon pengantin tentang hal tersebut?

Biasanya upacara midodareni didahului dengan upacara siraman, yang diselenggarakan setelah shalat Dzuhur, kemudian upacara ngerik, steleh itu baru persiapan untuk rias midodareni lengkap dengan paes samar-samar. Biasanya upacara siraman selesai jam 16.00, jadi diperkirakan butuh persiapan sekitar 2,5 jam, dimulai dengan kerik rambut sampai selesai make-up, sangul, sambil mengenakan kebaya dan siap melaksanakan prosesi midodareni.

Konsep riasan apa yang sesuai untuk malam midodareni?

Gaya riasan simpel dan menarik namun tidak terkesan pucat. Penggunaan warna-warna soft yang elegan sangat cocok diaplikasikan sebagai tema warna malam mododareni.

Ada kecenderungan memodifikasi penampilan pengantin tradisional, seiring perkembangan zaman.
Sejauh mana modifikasi bolek dilakukan?

Dalam kasus pengantin Yogyakarta, untuk make up disesuaikan dengan warna kebya yang digunakan, namun tidak boleh terlalu soft karena akan kontrasn dengan paesnya. Bentuk sanggul tetap, dengan perhiasan biasanya ditambah jumlah cunduk mantulnya, misalnya jadi tiga buah, tapi jangan ditambah dengan aksesoris lain yang bukan pakemnya (apalagi dicampur misalnya dengan perhiasan pengantin solo Putri).

Untuk hiasan jebebam – bentuk kelopak mawar dari beludru merah, bisa diganti bunga mawar segar dengan pilihan berbagai warna. Untuk pelik (hiasan kecil dai kertas putih berbentuk guntingan empat kelopak, diletakkan di belakang sanggul) bisa diganti dengan hiasan kecil-kecil berentuk seperti pelik, namun jangan diambah rangkaian melati tibo dodo dan pengasih (yakni rangkaian melati panjang yang disematkan di belakang telinga utnuk menjuntai hingga bawah dada, yang hanya digunakan untuk pengantin Solo Putri).

Sebagai perias pengantin, sebaiknya bisa memberi pengertian dan pemahaman kepada klien calon pengantin, sehingga tidak mencampurkan bagian mana yang pakem sesuai adat, dan sejauh mana bisa dimodiikasi. Untuk keaya pakem beludru hitam misalnya dapat diganti dengan kebaya bokat atau bahan lain, dengan pilihan warna sesuai dengan keinginan.

Salah satu favorit calon pengantin adalah gaya pengantin Yogyakarta Paes Ageng dengan busana Jangan Menir.
Bagaimana agar bisa tampil dengan corak Paes Ageng dan busana Jangan Menir Modifikasi?

Sekarang gaya riasan Jangan Menir sudah banyak modifikasinya, misalnya kebayanya menggunakan kebaya brokat warna-warni, atau bahan beludru juga tapi dengan model yang sudah dimodifikasi, tanpa ukel cinde, hiasan kelat babu, slepe/pendhing, dan buntal. Sedangkan jeriknyad dapat diganti batik dengan corak seperti Yogya Putri atau motif warna batik yang sudah dimodifikasi. Sedangkan untuk rias, sanggul dan perhiasan kepala sebaiknya tetap mengikuti pakem yang ada, sesuai bunga ceplok/jabeban dapat diganti dengan mawar segar.

Pengantin tradisional identik dengan makna busana adat dan perhiasan yang berat.
Bagaimana agar pengantin tetap terlihan anggun dan cantik dengan atribut tradisional selama berjam-jam berlangsung acara?

Selain persiapan dari dalam, juga jangan sepelekan penampilah sehat secara fisik. Sebaiknya calon pengantin melakukan gaya hidup yang sehat, luar dan dalam. Agar tubuh dalam keadaan fit pada hari H-nya, calon pengantin sebaiknya makan dan minum yang sehat, perbanyak sayur dan buah-buahan, serta minum air putih, jangan lupa olah raga.

Sedangkan untuk perawatan luar dapat dilakukan facial (tidak boleh kurang dari 10 hari sebelum hari H) atau apabila kulit wajah bermasalah segera berkonsultasi dengan dematology. Sedangkan untuk tubuh dapat dilakukan luluran agar kulit lebih halus dan bersinar.

Nah.. untuk anda yang berencana melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat, ingin acara pernikahan anda dikemas dengan acara adat, pertimbangkan menggunakan layanan Dewi’s Wedding. Kami melayani Paket Pernikahan lengkap meliputi semua kebutuhan pernikahan di rumah dan di gedung baik Jakarta, maupun Bekasi, umumnya Jabotabek.